Pemikiran: Hukum Lucu Negeriku


Indonesia negeriku, orangnya lucu-lucu

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Ini adalah sebuah artikel pemikiran. Disini saya akan mencoba menguras semua pikiran tentang hal-hal yang menarik untuk dipikirkan.


Lucunya Hukum Negeriku Indonesia

Kita semua tahu, bahwa indonesia adalah negara yang memegang teguh keadilan, dengan adanya Pancasila dan juga UUD. Tetapi bagaimana kondisi hukum negara tercinta kita sebenarnya?
Benarkah hukum di indonesia sudah berjalan dengan semestinya?
Bagaimana dengan hukuman para penjabat kotor dan hina yang hingga kini masih belum selesai kasusnya?

ilustrasi hukum di indonesia
Gambar ilustrasi hukum di Indonesia

Coba kita lihat dan ambil makna dari gambar diatas, apa yang akan kita pikirkan?

Begitulah keadaan hukum di indonesia saat ini. Orang yang memiliki Uang dan Kekuasaan selalu di tuhan-tuhankan.
Orang yang memiliki Jabatan selalu dilindungi, dibudidayakan, bahkan dibangga-banggakan. Mereka masih bisa tersenyum ketika sudah jelas-jelas bersalah, sudah mencuri banyak dari negeri ini.

Mereka terseyum dengan santai, padahal begitu hina senyuman mereka itu.

senyuman hina para koruptor
Foto para Koruptor yang pernah ditahan KPK

Lihatlah kawan, betapa bahagianya mereka.
Senyuman manis, tawa kecil yang menghiasi bibir mereka. Seakan-akan mereka adalah pahlawan untuk negeri ini. Seakan-akan mereka telah banyak berkorban dan menyebarkan kebaikan untuk indonesia ini.

Padahal yang mereka lakukan hanyalah merugikan negara, membuat masyarakat semakin sengsara, dan ketika ditangkap, senyuman manis masih bisa tampil di muka mereka.

Sungguh HINA.

Hukum yang dibuat manusia memang tidak pernah berhasil sepenuhnya. Selalu ada orang-orang berpikiran Setan yang melanggar hukum.
Orang-orang yang berkuasa, yang memiliki banyak kertas rupiah, selalu hidup mewah di atas kesusahan rakyat jelata.

Sungguh kejam kau pejabat.

Dan masih ingatkan kalian tentang kasus Nenek Asyani yang dulu menjadi terdakwa Pencurian Kayu yang dinovis hukuman 1 Tahun Penjara?

kasus nenek Asyani
Kasus Nenek Asyani

Nenek yang berusia 63 tahun ini ketika divonis menjadi terdakwa karena mencuri kayu, divonis oleh hakim hingga 1 tahun penjara dan denda 500 juta.

Nenek ini pernah bersumpah, yang isi sumpahnya : “Saya sudah bersumpah mati tidak ada gunanya. Pasti ada suap. Saya tidak mencuri. Sumpah pocong pak.” Kata nenek Asyani.

Nenek tersebut terdakwa mencuri dua batang kayu pohon jati milik perhutani untuk dibuat tempat tidur. Namun Asyani membantah dengan alasan batang pohon jati itu diambil dari lahannya sendiri oleh almarhum suaminya 5 tahun silam. (sumber Liputan6)

Dan coba lihat kasus kedua ini :

kasus setya novanto
Kasus Setya Novanto

Tikus ini, eh maksud saya orang ini, yang bernama Setya Novanto sudah banyak terjerat hukum. Dan yang sedang dijalaninya sekarang adalah menjadi tersangka untuk kasus Korupsi E-KTP yang hingga kini kasusnya belum selesai juga!

Bayangkan!
Seorang nenek yang dituduh mencuri 2 batang kayu, divonis 1 tahun penjara. Padahal nenek tersebut sudah memberikan penjelasan. Dan jika benar, bagaimana bisa seorang manusia tega memenjarakan orang tua yang sudah seharusnya hidup dirawat?

Sedangkan si tikus korupsi ini, masih bisa berkeliaran kesana kemari. Masih bisa terus menunda-nunda kasusnya dengan berbagai alasan.

Dulu dia pernah berpura-pura sakit, lalu dia malah terlibat kecelakaan yang menyebabkan benjol sebesar bakpao di kepalanya.
Setelah berhasil di tahan KPK, ketika sidang ia malah diam saja, dan berpura-pura tidur. Agar tidak menjawab pertanyaan hakim.

What?

Bagaimana bisa hukum yang berat selalu ditunda-tunda?
Bagaimana bisa tikus yang sudah jelas-jelas bersalah masih bisa berkeliaran kesana-kemari?
Sedangkan seorang nenek tua malah cepat divonis penjara?

Ingin saya tertawa melihat keadaan hukum di indonesia ini. Begitu lucu hukum di negeriku, dimana para pejabat dilindungi, dan rakyat kecil hanya bisa pasrah menerima keadaaan.

Bagaimana bisa para Koruptor yang sudah jelas-jelas bersalah tersenyum?

Oh ironis!

Andai saja para pemimpin kita bisa lebih tegas dan memegang amanahnya dengan baik dan benar. Pastilah negeri ini bisa menjadi negeri yang maju, tidak terus-terusan memiliki status berkembang.

Yang berkembang dari negeri ini hanyalah para Pejabatnya. Sedangkan rakyatnya masih banyak yang terjatuh, masih banyak yang menderita kesakitan. Masih banyak yang butuh makanan, pendidikan, dan obat-obatan.

Sedangkan para Pejabat masih ingin menambah Mobil. Masih ingin menambah Rumah. Dan masih ingin menambah Istri.
Nafsu setan mereka tidak akan ada puasnya. Pikiran iblis mereka selalu menipu kita para rakyat yang tak bisa apa-apa.

Kita hanya bisa berharap para orang yang jujur, untuk dijadikan pemimpin. Tetapi, masih adakah orang ujur di negeri ini?
Masih adakah pejabat yang rela menepati janji?

Jawabannya masih ada, tetapi kita hanya memiliki sedikit.

Dan mungkin semakin lama jumlahnya akan semakin berkurang, karena dicurangi oleh para pejabat yang punya banyak uang.
Ditendang karena tidak mau mendukung para tikus-tikus negeri, dan mereka hanya menjadi bahan gosipan media kejam yang mendukung para setan.

Tidak semua media bisa dipercaya.
Bahkan ada saja media yang rela menyebarkan kebusukan demi mendapatkan rating yang tinggi. Demi mendapatkan penghasilan yang melimpah. Untuk mengenyangkan perut mereka yang tidak pernah puas dengan kedustaan.

Siapa lagi yang bisa kita harapkan?

Siapa lagi yang bisa kita percaya di negeri ini?

Apakah di Gedung DPR tersebut masih banyak yang memikirkan hak rakyat?
Hak orang-orang lemah?
Mungkinkah kita telah memilih para setan untuk menjadi pemimpin?

Dengan wajah manis mereka mengumbar janji, setelah berkuasa mereka malah mengumbar kekayaan.

Inilah indonesiaku. Negeri yang sangat kucinta. Tempat kakekku lahir, ibuku lahir, dan aku lahir. Tempat kakeku berjuang, ibuku berjuang, dan aku yang ingin ikut berjuang.
Aku tidak ingin negeriku semakin kotor, dan semakin membusuk di tangan para Koruptor.

Semoga kita bisa selalu menegakkan keadilan bersama-sama.

Aamiin.

Wassalamu’alaikum Wr Wb.

Silahkan berlangganan agar dapat update tentang blog ini dari email anda:

Jangan lupa lakukan Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda!

0 Response to "Pemikiran: Hukum Lucu Negeriku"

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai artikel, agar komentar kami terbitkan. Dan komentar yang mengandung url atau unsur promosi akan di hapus.
Terima kasih ^_^