Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius (Part 7 - Ending)



Judul Cerbung : Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius
Tokoh Utama : Muaz & Larin
Genre : Horor, Misteri


Part 7 – Mimpi Indah Muaz (Ending)

            “Muaz...”
Sentak tiba-tiba aku merasa ada yang berbicara di depanku. Suaranya sangat tidak asing, dan sangat ku kenali.
Aku merasa berada di dalam mimpi. Mimpi yang sangat nyata dan tidak pernah kualami sebelumnya.
Perlahan-lahan kucoba untuk membuka mataku, dengan penglihatan yang sedikit kabur, aku kembali mendengar seseorang memanggil-manggil namaku.
“Muaz...”
Kali ini penglihatanku sudah mulai terlihat jelas. Tepat di depanku, aku melihat sosok wanita cantik yang sedang tersenyum kepadaku.
Senyumannya sungguh membuat hatiku tenang, tetapi aku juga bisa melihat matanya yang berkaca-kaca karena air mata yang ditahannya agar tidak menetes.

            Tetapi apa daya, aku benar-benar merasa ngantuk, karena memang beberapa hari ini aku tidak pernah tidur siang, dan suka tidur larut malam.
Kucoba untuk tetap fokus melihat wanita yang ada di depanku ini, walaupun penglihatanku masih kurang jelas.
            Wanita tersebut kembali berbicara denganku.
“Terima Kasih. Sudah waktunya aku pergi. Aku akan sangat merindukanmu.”
Setelah mengatakan itu, akhirnya wanita tersebut menangis.
Ia terlihat sangat sedih, sepertinya ia tidak ingin meninggalkan diriku.
            “Aku meninggal.. Sesua... Di Me... Tukmu”
Kali ini aku mulai tidak mendengar jelas apa yang baru saja dikatakan wanita tersebut. Sepertinya ia sedang membicarakan sesuatu kepadaku. Tapi karena aku masih tergeletak di tempat tidur, dan masih dalam keadaan belum sadar sepenuhnya, aku tidak begitu jelas mendengar kata-kata terakhirnya tadi.

            “Mimpi indah Muaz.” Kata wanita tersebut dengan pelan dan wajah yang tersenyum dibalut dengan air mata yang membasahi pipinya.
Setelah itu, wanita yang berbicara denganku itu perlahan-lahan mulai menghilang. Yang terakhir kali kuingat sebelum aku kembali tertidur adalah senyumannya yang sangat manis dan air matanya.

*****

Akhirnya aku terbangun pagi ini.
Perlahan-lahan kubuka mataku, dan bangkit dari tempat tidur.
Tidak lama setelah aku bangun, tiba-tiba saja aku teringat dengan seseorang.
“Larin!” Teriakku.
            Aku langsung mencari  Larin kemanapun.
Aku sudah mencarinya di seluruh kamar, di seluruh ruangan di dalam rumah ini. Tetapi aku tetap tidak bisa menemukannya.
Akupun kembali ke kamarku dan duduk diatas tempat tidurku. Aku mencoba untuk mengingat apa saja hal yang terjadi tadi malam, saat terakhir kali aku melihat Larin.

            “Astaga!”
Tiba-tiba saja aku teringat mimpiku tadi malam.
Tidak! Itu bukan mimpi. Aku sadar bahwa tadi malam wanita yang berbicara kepadaku adalah Larin!
Oh Sial! Aku sungguh tidak bisa sadar sepenuhnya, karena Larin berbicara kepadaku saat lewat tengah malam. Aku masih sangat ngantuk, jadi aku merasa berada di antara mimpi dan kesadaran.
Tapi aku yakin kalau tadi malam Larin benar-benar berbicara di depanku.
            Aku kembali mencoba mengingat-ingat apa saja yang Larin katakan kepadaku tadi malam.
Kata Larin yang paling aku ingat adalah, “Mimpi Indah Muaz.”
Aku sangat sadar kalau Larin mengatakan itu. Tapi sebelum itu, Larin juga mengatakan sesuatu kepadaku.

“Yaampun!”
Akhirnya aku mulai ingat apa saja yang dikatakan Larin tadi malam. Dan sepertinya ia mengatakan kalau Larin meninggalkan sesuatu untukku di meja.
Saat itu aku benar-benar tidak sadar.
            Akupun langsung bangkit dan memeriksa mejaku, dan benar saja. Ternyata ada sebuah Cincin yang terbuat dari Akar Pohon yang dililitkan satu sama lain, jadi membuat cincin tersebut terlihat indah dan kuat.
Akhirnya aku hanya bisa terdiam. Air mataku tiba-tiba saja menetes tanpa kusadari. Karena sekarang aku sadar, bahwa Larin telah pergi.

            Dalam hati aku berkata, betapa bodohnya diriku. Disaat Larin akan pergi, aku malah tidak bisa mengatakan kata-kata terakhir kepadanya.
Bahkan aku tidak bisa memeluk dirinya untuk yang terakhir kali.
Tapi apa dayaku. Aku benar-benar tidak menyangka kalau Larin akan pergi disaat aku sedang tertidur pulas. Dan dalam keadaan yang tidak terlalu sadar.
            Tiba-tiba saja aku kembali teringat senyumannya yang manis di saat Larin akan menghilang.
Mungkin aku memang merasa sedih dan sangat kehilangan, tapi di satu sisi aku harus menerima kepergian Larin. Karena dengan begitu, Larin bisa tenang hidup di Alamnya sendiri. Bukan di Alamku yang terus-menerus membuatnya merasa sedih.

            Aku akhirnya mencoba untuk tersenyum kembali. Kuambil Cincin yang ditinggal Larin untukku.
“Terima Kasih Larin” ucapku dalam hati.
Aku akan selalu memakai cincin pemberianmu ini, dan aku tidak akan pernah melupakan dirimu. Kau akan tetap selalu berada di dalam hatiku.
            Dan aku tidak akan pernah lupa untuk mendoakanmu. Semoga engkau tenang di dalam sana.

*****

Hari-hari setelah kepergian Larin pun sudah kembali berjalan seperti biasanya.
Yah, hidupku kembali normal, kembali ke kehidupan yang membosankan. Kembali ke sekolah yang angker. Dan kembali melihat beberapa hantu gentayangan yang ada di jalanan.
            Aku selalu menatap Rumah Kosong ketika pulang sekolah.
Dirumah tersebutlah aku pertama kali bertemu dengan Larin. Dan aku selalu tersenyum ketika melihat Rumah Kosong tersebut.

            Setidaknya kenangan Diriku dengan Larin tidak akan pernah mati.
Aku sangat bahagia dan tidak akan menyesal dengan kepergian Larin. Karena Larin juga pasti akan bahagia di sana, jika aku bahagia disini.
            Setiap seminggu sekali, aku selalu mengunjungi kuburan Larin. Kadang jika aku merasa sangat rindu kepadanya, aku bisa berkali-kali pergi ke kuburannya.
Kadang sendirian, dan kadang aku pergi bersama Dinda.
            Hubunganku dengan Dinda pun berjalan sangat normal. Aku sering Chattingan dengannya, dan kadang untuk menghilangkan rasa sepi, Aku dan Dinda pergi untuk makan bareng di Cafe, dan bercerita mengenai hal-hal yang disukai Larin.
Tetapi aku tidak menceritakan kepada Dinda tentang Arwah Larin yang telah pergi ke Alamnya. Aku hanya mengatakan bahwa Larin pasti sudah sangat tenang di alamnya.

            Setiap minggu, saat mengunjungi makam Larin. Aku selalu mendoakannya, dan mengganti Bunga Mawar yang telah Layu dengan Bunga Mawar yang baru.
Kadang disaat berdoa di samping kuburannya, aku bisa merasakan Larin berada di dekatku. Aku bisa merasakan Larin sedang menatapku dengan senyuman manisnya.
            Akupun tersenyum, dan merasa sangat tenang.
Setidaknya sekarang aku sudah belajar banyak tentang Cinta. Dan itu semua karena bantuan Larin.
Dia adalah Hantu pertama yang kutolong dan wanita pertama yang aku cintai.
Aku tidak tahu apakah kedepannya nanti akan bertemu dengan hantu seperti dia lagi atau tidak.
Yang pasti sekarang aku sudah cukup tenang.

            Mungkin jika aku benar-benar bertemu kembali dengan hantu seperti Larin yang membutuhkan bantuanku. Aku akan menolongnya.
Tetapi sampai saat ini sepertinya aku tidak menemukan Hantu yang sepertinya. Setiap lewat di depan Rumah Kosong yang menjadi tempat munculnya Larin, aku juga tidak melihat siapapun.

            Tapi, siapa yang tahu bahwa perjalananku akan berakhir disini?

- END -


_______________________________________________________________

Yeay!
Terima kasih karena sobat sudah mau membaca dan mengikuti kisah Muaz Story ini hingga bagian akhir!
Saya sebagai penulis cerita sangat berterima kasih kepada sobat pembaca semua. Apalagi jika sobat menyukai cerita ini, saya pastinya akan merasa sangat senang.

Saya sangat ingin menerima Komentar sobat tentang cerita ini. Jadi, silahkan Komen di bawah ya sobat! hehehe

Tenang aja ya, cerita Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius ini adalah cerita awal atau cerita pembuka dari seri perjalanan Muaz.
Insya Allah, saya akan kembali membuat lanjutan dari kisah-kisah Muaz Story selanjutnya. Karena itu mohon kritik, saran, dan dukungannya ya sobat!

Mohon maaf jika ada kesalahan kata di dalam cerita tersebut. Karena jujur saja, saya adalah seorang Penulis Cerita yang masih Pemula.
Jadi masih harus banyak belajar. Hehehe

Sekian dulu!
Salam manis dari saya!

Silahkan berlangganan agar dapat update tentang blog ini dari email anda:

Jangan lupa lakukan Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda!

0 Response to "Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius (Part 7 - Ending)"

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai artikel, agar komentar kami terbitkan. Dan komentar yang mengandung url atau unsur promosi akan di hapus.
Terima kasih ^_^