Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius (Part 2)



Judul Cerbung : Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius
Tokoh Utama : Muaz & Larin
Genre : Horor, Misteri


Part 2 - Mataku Tidak Dapat Melihat Hantu

“Ooh, jadi nama mu Larin. Ya, nama yang keren untuk seorang wanita yang cantik seperti dirimu. Hehehe.” Aku mengatakannya sambil sedikit tertawa.
“Iya. Terima kasih juga sebelumnya, karena kamu sudah mau membantuku. aku sangat bingung tidak ada orang yang akan membantuku. Karena aku seorang hantu, dan tidak ada orang yang bisa melihatku.” Kata Larin. Lalu seketika ekspresinya sedikit kaget, dan ia melihat ke wajahku sambil bertanya. “Dan kamu, bagaimana bisa melihatku? Aku baru saja menyadarinya.”
“Ooh, kalau masalah dapat melihat hantu sih udah cukup lama aku miliki. Tapi ceritanya cukup panjang.” Lalu aku kembali berkata, “Begini saja, hari juga sudah semakin sore, dan aku harus segera pulang, jika tidak ibuku akan mencariku. Bagaimana kalau kamu ikut bersamaku, agar kita bisa berbicara tentang pertanyaanmu tadi dan cara untuk mengembalikan ingatanmu seperti semula?”
Wajah Larin terlihat sedikit bingung, lalu ia berkata “Apa tidak masalah jika aku ikut bersama denganmu? Aku kan seorang hantu, dan kamu seorang manusia. Aku takut terjadi masalah denganmu.”
“Sudahlah, jangan khawatir. Dirumah cuma aku yang dapat melihat hantu. Dan aku hanya tinggal bertiga dengan orang tuaku, karena aku anak tunggal. Jadi tidak masalah jika kamu ikut denganku ke rumah.” Aku berkata untuk meyakinkan Larin yang sepertinya masih ragu dan khawatir.
“Baiklah.. Aku akan ikut denganmu. Aku juga tidak tau harus kemana sekarang. Jadi aku bisa ikut denganmu.” Jawab Larin.
“Yosh! Okelah. Kalau begitu ayo ikut aku!”

            Kami berdua akhirnya berjalan meninggalkan rumah kosong yang misterius itu. Et, maksudnya aku yang berjalan, sedangkan Larin melayang di sampingku. Karena jika seseorang sudah menjadi hantu, ia tidak mungkin bisa cecah memijak dunia ini. Mereka biasanya akan melayang, atau ada beberapa hantu yang berpura-pura untuk berjalan seperti manusia. Padahal mereka sama sekali tidak cecah memijak tanah.

            Jarak dari rumah kosong tersebut ke rumahku tidaklah terlalu jauh. Hanya sekitar 15 menit, aku dan Larin sudah sampai di depan rumahku.

            “Larin, inilah rumahku.” Kataku ketika kami berdiri di depan rumahku.
“Rumahmu bagus ya Muaz.” Kata Larin sembari sedikit tersenyum. Lalu ia berkata “Aku jadi ingin tau dimana rumahku.”
“Yasudahlah, jangan bersedih lagi. Aku janji, cepat atau lambat, kamu akan kembali mengingat rumah dan semua yang kamu lupakan.” Kataku sembari melihat Larin.
Larin hanya tersenyum melihatku.
“Okelah. Mari kita langsung masuk. Kamu ikuti aku saja ya Larin.” Kataku.
“Baiklah”

            Kami langsung masuk ke dalam rumahku. Lalu ibuku bertanya kenapa aku pulang terlalu sore. Yaa, aku hanya menjawab kalau tadi di sekolah ada les tambahan untuk anak kelas 3. Mau tidak mau aku harus berbohong.
Ibuku percaya dan ia menyuruhku untuk segera mandi dan turun dari kamar untuk segera makan malam nanti. Karena kamarku berada di Lantai 2.

Setelah masuk ke kamar, aku menyuruh Larin untuk menungguku mandi. Larin hanya mengangguk saja.
Aku segera menuju ke kamar mandi, lalu setelah mandi aku segera berpakaian. Lalu setelah itu Aku turun untuk makan bersama di meja makan dengan orang tuaku.
Ayahku juga baru saja pulang bekerja, ia terlihat capek. Karena itu kami tidak banyak bicara. Dan karena aku juga harus cepat, jadi aku segera menghabiskan makananku dan langsung pergi ke kamar untuk berbicara dengan Larin.

            Setelah masuk ke kamar, aku melihat Larin sedang termenung dan ia langsung melihat ke arahku.

            “Maaf ya, sudah membuatmu menunggu lama.” Kataku kepada Larin sambil duduk di tempat tidurku.
“Iya tidak apa-apa kok.” Kata Larin.
“Baiklah, mari kita lanjutkan pembicaraan dirumah kosong tadi.” Aku berkata kepadanya.
“Maksudmu tentang pernyataanku tadi?” kata Larin.
“Iya, kamu penasaran kan bagaimana bisa aku melihatmu?”
“Kamu mau menceritakannya padaku?” Kata Larin sambil menatapku.
“Ya, jadi sebenarnya kemampuan melihat hantu ini tidak kudapatkan sejak lahir. Karena dari kakek atau orang tuaku juga tidak ada yang bisa melihat hantu. Hanya aku seorang lah yang dapat melihat hantu.
Jadi awalnya aku dapat melihat hantu di saat aku mengalami kecelakaan saat aku sedang mengendarai sepeda. Aku sedang bersepeda ke sekolah sambil mendengarkan lagu dari Headset. Ya, ini sudah menjadi menjadi kebiasaanku. Tapi aku terlalu ceroboh saat menyebrangi jalan, dan aku tidak melihat dan mendengar klakson mobil yang melaju kencang dari sampingku.
Ya akhirnya aku tertabrak. Aku mengalami luka yang cukup parah, terutama pada bagian kepala.
Dokter juga sempat mengatakan kalau mataku mengalami luka yang sangat fatal, dan aku harus segera mendapatkan donor mata.
            Entah keajaiban apa yang terjadi, setelah sehari aku dirawat di rumah sakit tersebut, ada seseorang yang meninggal dan keluarganya mengizinkan untuk mendororkan mata anaknya itu. Karena mereka juga yakin anaknya akan senang jika matanya akan berguna untuk orang lain.
Akhirnya pada hari itu pun aku di operasi, dan operasi mataku berjalan lancar dan berhasil.”

            “Jadi maksudmu mata yang kamu gunakan sekarang adalah donor dari orang lain?” Larin bertanya kepadaku.
“Iya benar. Ini mata yang di donorkan orang untukku. Aku tidak diberi tau siapa nama orang tersebut, yang pasti aku berhutang budi yang besar padanya.
Dan setelah memakai mata ini jugalah aku dapat melihat hantu. Mungkin saja orang yang memiliki mata ini ternyata mewariskan kekuatan spesialnya untukku, mata yang dapat melihat hantu.” Kata ku.
“Aku turut sedih ya Muaz, atas kecelakaanmu itu. Tapi syukurlah ada orang baik yang mau mendonorkan matanya untukmu.” Kata Larin.
“Iya Larin, aku juga sudah melupakan kecelakaan tersebut. Mungkin saja hal itu memang sudah takdirku. Dan dapat melihat hantu seperti sekarang ini juga sudah menjadi takdirku. Seperti pilihan yang telah ditentukan untukku.” Aku berkata dengan keyakinan.
“Ya, menurutku kamu juga hebat. Bisa terbiasa dengan mata yang bisa melihat hantu seperti itu.” Kata Larin.
“Hehehehe, sebenarnya gak mudah sih. Awalnya juga sangat takut dan bingung ketika melihat hantu dimana-mana. Tapi entah kenapa sekarang bagiku hal tersebut sudah sangat biasa. Aku jadi terbiasa dengan yang namanya hantu. Walau kadang ada juga sih beberapa hantu yang masih membuatku takut untuk melihatnya.” Kataku kepada Larin.
“Maksud kamu hantu yang gimana, yang bisa membuat kamu takut?” Tanya Larin.
“Ada sih, beberapa hantu yang berbeda dari kebanyakan hantu. Hantu-hantu ini memiliki Aura yang sangat suram, dan mempunyai bentuk yang sangat mengerikan. Sampai sekarang, jika aku bertemu dengan hantu yang seperti ini, lebih baik aku menghindarinya.” Jelasku pada Larin.
“Ooh, ternyata ada ya hantu yang mengerikan begitu. Ya makhlum lah, aku kan hantu baru, jadi gak banyak tau soal para hantu lainnya. Hehehe.” Kata Larin sambil bercanda.

            Lalu tiba-tiba saja aku jadi ingat tempat ketika aku pertama kali bertemu dengan Larin. Yaitu di sebuah rumah kosong yang mengerikan itu.
Dan aku juga masih bingung, bagaimana bisa Larin berada di situ?

            “Oiya, sebenarnya ada beberapa hal yang ingin kutanyakan kepadamu Larin.” Kataku singkat.
“Apa itu Muaz? Jika kamu ingin bertanya mengenai keluarga atau teman, mungkin aku tidak bisa menjawabnya. Karena tadi aku sudah mengatakan bahwa aku sudah lupa semuanya.” Kata Larin.
“Bukan, bukan itu yang mau aku tanyakan.” Aku berdiam sejenak, lalu kembali melanjutkan pertanyaanku kepada Larin.
“Bagaimana bisa kamu berada di rumah tersebut? Dan apa yang kamu lakukan di rumah itu?” Tanyaku dengan penasaran kepada Larin.

Bersambung...


Baca cerita selanjutnya: Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius (Part 3)

Silahkan berlangganan agar dapat update tentang blog ini dari email anda:

Jangan lupa lakukan Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda!

0 Response to "Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius (Part 2)"

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai artikel, agar komentar kami terbitkan. Dan komentar yang mengandung url atau unsur promosi akan di hapus.
Terima kasih ^_^