Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius (Part 1)



Judul Cerbung : Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius
Tokoh Utama : Muaz & Larin
Genre : Horor, Misteri


Part 1 – Pertemuan Dengan Larin

          Jika kalian ingin membaca kisah ku, maka mari kita mulai dari yang paling awal.

Namaku Muaz. Aku tinggal di Kota Kaling, sebuah kota yang membosankan dan membuatku ingin pindah.
Aku masih duduk di bangku SMK, dan sekarang aku sedang menjalani tahun-tahun terakhir di sekolah ini, karena aku kelas 3. Dan sekarang aku sedang ber-umur 17 Tahun.
Aku seorang anak tunggal. Dari kecil aku memang sudah sangat pendiam, dan hanya ingin berbicara kalau untuk hal-hal yang penting atau yang menarik saja bagiku.
Untuk itulah ketika berada di kelas, aku hanya duduk di bangku dan mendengarkan musik dari Mp3 Player-ku ketika jam istirahat tiba. Aku juga lebih suka menyendiri, dari pada bersama orang-orang yang saling mengatakan omong kosong untuk ditertawakan.

Setelah pulang sekolah, aku tidak pernah pergi kemanapun. aku langsung pulang ke rumah dan pergi ke kamarku untuk beristirahat, atau bermain laptop kesayanganku.
Biasanya aku selalu bermain game atau nonton film. Karena kegiatan itu memang sudah menjadi hobiku setiap harinya.
Karena aku lebih suka menyendiri di kamar, dan juga karena aku tidak memiliki banyak teman di lingkungan sekitar rumah.

Kemampuanku melihat hantu bukanlah hal yang aku dapatkan dari lahir. Tapi baru aku dapatkan ketika beberapa tahun lalu sesudah aku mengalami kecelakaan di tabrak mobil.
Entah ini sebuah Anugerah atau malah Kutukan. Tetapi aku tidak terlalu menyukai kemampuan ini. Karena kemampuan ini hanya membuatku susah saja.
Aku jadi selalu melihat berbagai hantu di sekitarku, dan terkadang hal itu membuat aku tidak fokus.
Awalnya ketika aku melihat hantu, aku sangat takut dan bingung. Tetapi sekarang aku malah sudah terbiasa jika melihat para hantu. Sama seperti melihat orang lain, hanya saja hantu memiliki wujud yang berbeda dan penampilan atau bentuk yang berbeda juga.

*****

Jadi, awal kisahku ini bermulai pada suatu ketika, aku sedang berjalan dari sekolah menuju rumah. Tiba-tiba saja aku merasakan aura yang sangat suram. Aura ini penuh dengan kesedihan, ketakutan, dan kemarahan yang terpendam. Ku lihat ke arah kiri, terdapat sebuah rumah kosong yang sudah lama tidak di tempati. Dan aku coba untuk melihat lebih dekat lagi, ternyata di tangga rumah tersebut aku melihat ada seorang hantu wanita yang memakai seragam putih abu-abu, ia duduk sambil menunduk dan menangis.
Aku sangat penasaran dengan hantu itu, karena tidak biasanya aku merasakan aura yang seperti ini ketika aku bertemu dengan hantu lain.

Aku ingin melupakannya dan langsung pulang, tapi rasa penasaran dan tangisan hantu itu seakan-akan memanggilku untuk mendekati dirinya.

Lalu aku mencoba berjalan mendekati rumah tersebut dan mendekati hantu yang sedang menangis itu. Semakin dekat aku berjalan, semakin jelas mendengar tangisan keputusasaan.
Aku semakin mendekat dan akhirnya tepat berdiri di depan dirinya yang masih saja menangis. Aku coba untuk memanggil dirinya secara perlahan.

“Hei, kamu kenapa menangis?” ku katakan dengan tenang sambil melihat ke arahnya yang masih menunduk.
Dan tiba-tiba saja tangisannya berhenti.

Sejenak keadaan menjadi sangat senyap.

Lalu ia mengangkat kepalanya dan melihat ke arahku.

Aku cukup kaget ketika hantu itu melihat ke mataku. Karena hantu tersebut memiliki wajah yang sangat cantik. Hantu tersebut memiliki mata coklat yang sangat indah, dengan rambut yang panjang sebahu, tingginya jika ia berdiri mungkin tidak berbeda jauh dari tinggi badanku, dan bagiku ia tidak terlalu mengerikan. Yang aneh hanyalah kenapa ia menangis dan menggunakan baju putih abu-abu yang biasa digunakan anak SMA?.

“Kenapa kamu menangis?” tanyaku lagi.

Secara perlahan ia membuka mulutnya dan berbicara, “Aku sangat sedih.”

Aku sudah tau itu. Aku bisa melihat kesedihan yang mendalam dari matanya dan ekpresi wajahnya. Walaupun ia seorang hantu, mereka tetap saja masih bisa menyimpan rasa duka yang membuat mereka sangat sedih setelah kematiannya.

Kemudian aku kembali bertanya, “Apa yang membuatmu begitu sedih?”
“Aku memiliki masalah yang membuat diriku mati dengan keadaan tidak tenang, karena itu aku tidak bisa kembali ke Alam Barzah sebelum kesedihanku dan masalahku ini telah selesai.” Katanya dengan perlahan.
“Memangnya apa masalah yang bisa dimiliki oleh wanita secantik dirimu?” aku bertanya sembari sedikit tersenyum kepadanya, agar ia bisa terhibur. Tetapi aku lupa, ia seorang hantu, bukanlah manusia. Tentu saja hantu tidak akan terhibur hanya dengan senyuman dariku. Huh!

“Aku tidak tau.. aku tidak ingat sama sekali tentang diriku. Yang aku ingat hanyalah namaku.”
“Apa!? Bagaimana bisa kamu lupa?” setelah mengatakan itu, lalu aku terdiam sejenak.

Aku kembali berpikir. Mungkin memang hal inilah yang dialami semua orang ketika mereka mati. Mungkin mereka akan melupakan semua hal, bahkan mereka akan melupakan orang-orang yang mereka sayangi. Aku sendiri juga baru mengetahuinya, karena baru kali ini aku berbicara dan bertanya dengan seorang hantu.

“Jadi begitu ya..” aku hanya bisa berkata begitu.
“Iya, aku sungguh tidak ingat apapun. Aku merasa diriku memiliki sebuah masalah yang sangat besar. Masalah yang membuatku tidak tenang, dan selalu membuatku ingin menangis.” Tanpa disadari hantu tersebut kembali meneteskan air mata.
“Baiklah, jangan menangis lagi.” Kataku dengan tenang.

Aku kembali berpikir bagaimana caranya agar membuat hantu wanita ini kembali mengingat apa yang sebelumnya terjadi pada dirinya. Aku tau ini sudah melawan hukum alam jika aku mencoba untuk membantu hantu. Tapi aku sungguh tidak bisa pergi dan melupakannya begitu saja.

Aku kembali berkata kepadanya, “Baiklah, aku akan mencoba untuk membantumu.” Kataku singkat.
“Apa?! Bagaimana bisa kamu membantuku?” tanya wanita itu sambil mengusap air matanya.
“Sebenarnya aku bisa menggunakan cara yang biasa digunakan untuk mengembalikan ingatan seseorang yang terkena Amnesia, sebuah penyakit lupa ingatan. Aku pikir mungkin cara ini juga akan berlaku sama untuk para hantu.” Jawabku dengan jelas dan singkat. Walau ini hanya perkiraanku, tapi tidak ada salahnya kan mencoba?
“Terima kasih! Aku sangat senang jika kamu mau membantuku!” ekspresi wajah yang tadinya sedih seketika berubah menjadi senyum yang manis. Tapi aku takut mengecewakannya. Jika cara ini tidak berhasil, maka aku tidak tahu harus bagaimana lagi, pikirku.
“Baiklah, terima kasihnya nanti saja ya, jika cara ini berhasil. “ Aku langsung melanjutkan bertanya “Oh iya, bagaimana jika kita berkenalan terlebih dahulu?”

Ia kembali terdiam sejenak. Pikirku mungkin sebaiknya jika aku yang memperkenalkan diri terlebih dahulu.

“Perkenalkan, namaku Muaz. Dan walaupun kamu tidak ingat umurmu, mungkin saja kita sebaya.”
Aku berhenti sejenak, lalu kembali bertanya. “Lalu siapa namamu?”

“Namaku.. Larin.”

Bersambung...


Baca cerita selanjutnya: Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius (Part 2)

Silahkan berlangganan agar dapat update tentang blog ini dari email anda:

Jangan lupa lakukan Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda!

0 Response to "Muaz Story – Hantu Cantik Yang Misterius (Part 1)"

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai artikel, agar komentar kami terbitkan. Dan komentar yang mengandung url atau unsur promosi akan di hapus.
Terima kasih ^_^