Untuk Apa Kita Hidup? - Bagian 2



Assalamu'alaikum Wr Wb.

AwCyberUntuk Apa Kita Hidup? - Bagian 2

Hidup itu sangat singkat. Saking singkatnya, sampai ada yang mengatakan bahwa dunia tempat kita hidup ini hanya sebagai tempat singgahan saja, yang kita tinggal di tempat ini tidaklah lama, hanya untuk beristirahat sebentar dan kita akan segera pergi untuk melanjutkan ke perjalanan yang lebih panjang lagi.

Tapi mengapa masih juga banyak orang yang terus-menerus mengejar harta dan tahta di dunia ini, padahal ia hanya hidup sangat sementara?
Itu karena sifat manusia yang selalu ingin mendapatkan lebih, selalu ingin menjadi yang terbaik, yang tidak pernah ada puasnya. Untuk itu di dunia ini lebih baik kita hidup dalam kesederhaan saja, dan merasa cukup atas apa yang kita punya sekarang.

Tujuan kita sebenarnya adalah alam Akhirat, surga ataupun neraka, itulah yang akan kita tempati selamanya. Tidak seperti di dunia ini yang hanya sebentar saja. Di dunia ini kita hanya hidup untuk mengumpulkan bekal untuk perjalanan kita menuju akhirat yang sangat panjang. Ibaratkan kita hanya seorang Musafir (pengelana), tujuan kita adalah menuju ujung dunia, jadi kita menjelajahi bagian demi bagian dunia ini hanya untuk lewat dan mengumpulkan persediaan makanan dan air. Agar ketika sampai di ujung dunia nanti, kita tinggal menikmati makanan dan air yang telah kita kumpulkan. Dan tinggal disana untuk selama-lamanya.

Dan yang perlu sobat tau, bahwa dunia yang kita tempati sekarang ini sangat-sangatlah kecil. Jika dilihat dari luar angkasa, planet bumi ini hanya setitik debu. Masih banyak planet-planet yang lebih besar dan lebih jauh diluar angkasa sana. Sedangkan surga dan neraka itu sangat luas dan panjang, mau berapa manusia pun yang menempatinya, saya yakin tidak akan penuh, malah akan semakin luas karena kehendak Allah.

Jadi kita jangan terlalu berharap banyak dengan bumi yang hanya sekecil debu ini. Berharaplah untuk dunia yang lebih luas nanti di akhirat. Dan terus mencari amal ibadah dan kebaikan untuk bekal kita ke surganya Allah, tempat yang paling indah, yang jika dibandingkan dengan bumi ini, sangatlah tidak ada apa-apanya bumi ini.

Jadi hilangkanlah pikiran kita untuk mengharapkan banyak hal dari dunia ini. Lakukan saja apa yang memang seharusnya kita lakukan, dan harapkan saja apa yang normal untuk kita harapkan. Jangan sampai kita memiliki pikiran yang tamak dan rakus untuk memiliki semua yang ada di bumi. Dan jangan pula kita mengambil apa-apa di bumi ini yang bukan hak kita.

Semakin kita memuaskan seluruh nafsu kita di dunia, maka nafsu kita pun akan semakin besar dan semakin ingin lagi dipuaskan. Karena nafsu hanya berhenti sementara, tidak bisa puas. Sama seperti kita puas sudah makan dan minum, kepuasan itu hanya untuk sementara waktu, setelah beberapa jam berikutnya, kita akan kembali merasa Lapar dan Haus kembali.


Untuk itu, kuatkanlah iman kita, jangan mudah tergoda oleh nafsu. Jangan sampai nafsu yang mengontrol hidup kita, tetapi hidup kitalah yang seharusnya mengontrol nafsu. -

Sekian dan terima kasih. Semoga Bermanfaat!

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Silahkan berlangganan agar dapat update tentang blog ini dari email anda:

Jangan lupa lakukan Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda!

0 Response to "Untuk Apa Kita Hidup? - Bagian 2"

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai artikel, agar komentar kami terbitkan. Dan komentar yang mengandung url atau unsur promosi akan di hapus.
Terima kasih ^_^