Dampak Positif dan Negatif Sering Nonton Anime



Assalamu'alaikum Wr Wb.

AwCyber - Anime adalah film Kartun yang berasal dari Jepang. Tetapi anime bukan hanya di sukai oleh orang jepang saja, orang-orang dari negara lain juga banyak yang gemar menonton kartun tersebut, terutama dari Indonesia. Banyak juga orang yang menganggap bahwa Kartun dan Anime itu berbeda. Padahal anime adalah kartun. Dan para penggemar anime ini disebut juga sebagai Otaku.

Saya sendiri adalah orang yang paling hobi nonton film, anime juga sering saya tonton. Tetapi tidak semua anime memang, hanya yang terkenal saja. Seperti Naruto, One Piece, Tokyo Ghoul, dan Doraemon yang selalu menemani masa kecil kita, tidak lupa juga dengan Dragon Ball.

Bicara tentang anime, saya telah mensurvei langsung dari beberapa orang yang sering menonton anime. Saya bertanya pada mereka, apa saja Dampak Positif dan Negatif Sering Nonton anime. Saya mengumpulkan semua jawaban mereka, dan juga jawaban saya sendiri. Lalu saya pilih jawaban yang terbaik.

Silahkan langsung saja di baca ya sobat.

Bismillahirrahmanirrahim.

Kelebihan :

1. Banyak Nilai-Nilai Kehidupan Yang Positif

Anime bukan hanya sekedar kartun biasa, yang membuat kita terhibur. Tetapi di dalam anime banyak nilai-nilai kehidupan yang dapat kita ambil. Contoh nilai kehidupan yang paling banyak ditampilkan dalam Kartun Anime adalah sifat kesetiaan. Bisa itu setia kepada Teman, Keluarga, dan orang lainnya.

Saya jadi teringat kata-kata Obito kepada Kakashi dalam serial Naruto :"Orang yang melanggar aturan adalah Sampah. Tetapi, orang yang meninggalkan sahabatnya lebih buruk dari pada sampah." Kurang lebih begitu yang saya ingat.

Kata-kata tersebut sungguh memiliki Arti yang begitu berat, tentang kesetiaan kepada seorang Teman. Kartun anime juga banyak mengajarkan kita akan Arti Cinta dan Kasih Sayang, walau boleh dibilang kalau anime adalah kartun yang sedikit lebay. Dan masih banyak lagi nilai-nilai kehidupan positif yang terdapat dalam Anime.

2. Memberikan Inspirasi dan Motivasi

Yang paling saya suka dari anime yaitu banyak adegan-adegan yang memberikan Motivasi dan Inspirasi untuk hidup kita. Mulai dari kisah Perjuangan, Pantang Menyerah, dan Kesabaran selalu ada di setiap serial Anime.

Contohnya seperti anime One Piece, berkisah tentang Luffi, seorang bajak laut yang memulai pertualangannya di lautan dengan hanya seorang diri. Tetapi ia terus mengarungi lautan dan terus mencari orang yang mau menjadi anggotanya. Hingga akhirnya ia mendapatkan awak-awak kapal sekaligus sahabat terbaik untuknya. Yang rela berkorban nyawa demi mencapai tujuan luffi untuk menjadi Raja Bajak Laut.

3. Memberikan Semangat dan Kepercayaan Diri

Sifat pantang menyerah yang dimiliki banyak karakter anime yang kita tonton pasti membuat diri kita juga ingin pantang menyerah. Tidak ada yang mustahil di dalam Anime, dan juga tidak ada yang mustahil di dunia kita ini. Semuanya dapat terjadi, hanya saja terjadinya sesuai kehendak Allah swt.

Dalam anime banyak sekali yang menceritakan tentang seorang anak yang tidak memiliki kemampuan lebih, dan tidak memiliki teman, juga dijauhi banyak orang. Seperti Naruto contohnya. Tetapi anak tersebut tidak menyerah dengan keadaan, ia justru lebih bersemangat dari pada orang lain dalam menjalani kehidupan.

Kita yang menonton juga pasti tersentuh dengan kisah tersebut, dan mengambil hikmahnya. Bahwa siapapun kita, seorang kutu buku, atau seorang yang tidak dikenal sama sekali. Kita selalu bisa mewujudkan impian kita, dengan Pantang Menyerah, dan jangan dengarkan Cacian dari orang. Kita juga harus memiliki sahabat yang bisa membantu kita menjadi seorang yang bisa bermanfaat untuk banyak orang.

Kekurangan :

1. Banyak Adegan Pornografi

Yap, para penonton anime juga pasti tau sisi negatif anime yang ini. Di dalam anime, banyak sekali adegan yang tidak pantas untuk dilihat, seperti pakaian karakter kartun yang terlalu seksi, adegan Ciuman, hingga adegan panas pun sangat banyak. Perlu di ingat, bawah umur orang yang sering nonton anime mayoritasnya adalah Umur 12 sampai 17 tahun. Jadi bukannya hal ini bakal mempengaruhi pikiran anak yang masih dibawah umur?

Bahkan anime pun banyak sekali yang versi Hentai nya. Hentai sama saja seperti film-film Dewasa, atau Blue Film. Cuma perbedaannya ini versi kartun. Jadi perlu di ingat lagi bahwa tidak semua anime boleh ditonton anak-anak. Belum lagi adegan-adegan kekerasan yang ada di dalam anime, sangat banyak dan sangat berbahaya untuk ditiru.

2. Kecanduan Yang Berlebihan

Menonton anime itu sama seperti Merokok, bisa menjadikan kita kecanduan yang sangat berlebihan. Karena anime kan juga kartun yang memiliki banyak episode, dan satu episode bisa menghabiskan waktu sekitar 30 menit. Jika kita telah menonton sebuah film, tetapi hanya setengahnya saja, pasti kita akan segera mencari waktu untuk segera melihat sambungan film tersebut, karena penasaran.

Sama seperti anime, jika telah menonton 1 episodenya saja, saya yakin sobat pasti akan ketagihan dan penasaran untuk segera nonton episode ke 2, 3, 4, dan seterusnya hingga tamat. Jika begitu, akan sangat banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk menonton 1 anime saja.

Bahkan karena kecanduannya, bisa saja seorang pelajar memghabiskan setengah harinya untuk menonton anime. Contoh, pulang sekolah ia langsung menonton anime, hingga sore dan berhenti sejenak hanya untuk makan dan mandi. Setelah itu dia lanjut untuk nonton lagi hingga malam, dan tengah malam. Bahkan satu harian ia hanya di dalam kamar saja, tidak pergi bermain dengan teman, ataupun berkumpul dengan keluarga.

Sangat mengkhawatirkan bukan sobat?
Jadi jangan sampai sobat kecanduan sampai segitunya. Nonton lah dengan jadwal yang tepat dan tidak terlalu banyak. Jangan sampai kita merusak mata karena terkena cahaya film terus-menerus.

3. Kecenderungan Untuk Menjadi Psikopat

Seperti yang saya katakan tadi, sangat banyak dan mengerikan adegan-adegan kekerasan dalam anime.
Kartun jepang tersebut juga banyak menampilkan Karakter kartun yang bersifat psikopat atau suka membunuh dan balas dendam. Tidak ada yang tidak mungkin, kita pun bisa menular menjadi psikopat, sama seperti karakter kartun tersebut.

Dan sama seperti di dalam anime, seorang karakter tidak takut dan tidak segan-segan untuk membunuh. Seperti Itachi contohnya, dalam anime Naruto yang membunuh seluruh anggota keluarga dan saudaranya, kecuali adiknya. Memang sih, itu semua ia lakukan untuk melindungi tempat tinggal yang ia cintai.

Tapi bukankah itu terlalu berlebihan?
Cara berpikir kita pun bisa berubah karena kebanyakan nonton anime. Kita bisa akan semakin menjadi seorang pendiam, dan tidak segan-segan untuk menyakiti orang yang menganggu kita.
Terdengar berlebihan mungkin, tetapi itu bukanlah hal yang mustahil untuk terjadi. ~

Sekianlah artikel saya kali ini yang membahas dampak positif dan negatif dari menonton anime. Maaf jika pemikiran saya ini ada yang bertentangan dengan pemikiran sobat. Dan yang paling terpenting, jangan sampai kita terkena dampak buruk dari seringnya menonton anime. Mari ambil dampak positifnya saja.

Sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Silahkan berlangganan agar dapat update tentang blog ini dari email anda:

Jangan lupa lakukan Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda!

0 Response to "Dampak Positif dan Negatif Sering Nonton Anime"

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai artikel, agar komentar kami terbitkan. Dan komentar yang mengandung url atau unsur promosi akan di hapus.
Terima kasih ^_^