Tahun Baru Semangat Baru! - (Pemikiran)


Artikel Pemikiran
Yang bertujuan untuk membuka segala pemikiran kita agar memikirkan hal yang lebih baik lagi. Selamat membaca!



Assalamu'alaikum Wr Wb.

Pada tahun baru islam yang ke-1437 Hijriyah ini, kita sebagai umat Islam harus bangkit dari kegagalan-kegagalan yang lalu, dan kita harus meng-istimewakan malam tahun baru islam, kenapa? karena kita "Kecolongan" dalam merayakan tahun baru.

Orang-orang islam telah banyak mengikuti budaya (kebiasaan) orang yahudi, nasrani, dan kristen, yaitu untuk merayakan tahun baru masehi. Padahal kita (orang islam) tau bahwa kita punya tahun baru sendiri.

Tahun dalam islam adalah tahun Hijriyah. Yang mempunyai gagasan untuk membuat tahun baru Hijriah adalah Ali bin Abi thalib. Tahun Hijriyah dimulai saat Rasull berhijrah dari Mekah ke Madinah. Tujuan Rasull berhijrah yakni untuk menjaga Islam, karena orang-orang musyrik ingin memerangi islam. Karena itulah Ali bin Abi thalib menetapkan tahun baru islam sebagai tahun Hijriyah.

Jumlah bulan pada tahun Hijriyah ada 12 bulan, yakni :
- Muharam               - Jumadil Awal          - Ramadhan
- Shafar                    - Jumadil Akhir         - Syawal
- Rabiul Awal           - Rajab                        - Dzulqa'dah
- Rabiul Akhir          - Syah'ban                  - Dzulhijjah

Dalam tahun baru islam yang ke-1437 H, kita sebagai umat islam harus berhijrah juga. Tetapi bukan Hijrah dari tempat tinggal sekarang dan pergi ke Madinah, melainkan Hijrah kebodohan menuju kepandaian. Hijrah dari kejahatan atau keburukan menuju Kebaikan. Hijrah dari yang sholat 5 waktunya bolong-bolong menjadi 5 waktu yang terpenuhi.Hijrah dari mengikuti perayaan Tahun baru Masehi untuk mengikuti tahun baru Islam yang sepatutnya kita muliakan.

Sebagai umat Islam boleh berteman dengan orang yang Non-islam boleh menjenguk atau mendatangi dan memberikan motivasi agar tabah menerima kematian keluarga dari orang Non-islam tersebut, tetapi kita tidak boleh mengikuti ibadah-ibadah/perayaan yang mereka lakukan. Firman Allah ta'ala yang berarti :
"Untukmu agamamu dan untukku agamaku."

Untuk mereka (non-islam) agama mereka, maka sebagai orang islam tidak boleh mengikuti agama mereka, karena sesungguhnya orang yang mengikuti suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut.

Sekian dan terima kasih.
Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Silahkan berlangganan agar dapat update tentang blog ini dari email anda:

Jangan lupa lakukan Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda!

0 Response to "Tahun Baru Semangat Baru! - (Pemikiran)"

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai artikel, agar komentar kami terbitkan. Dan komentar yang mengandung url atau unsur promosi akan di hapus.
Terima kasih ^_^